Panduan Merajut Bagi Pemula : Mengenal Benang Rajut

Posted on
Panduan Merajut Bagi Pemula : Mengenal Benang Rajut. Merajut merupakan kegiatan merangkai benang menjadi suatu produk dengan cara mengaitkan benang. Nah, dengan demikian maka seni merajut ini tentunya tidak lepas dari yang namanya benang rajut.
Ada berbagai macam jenis benang rajut yang ada dipasaran. Masing – masing jenis benang untuk rajut ini memiliki karakteristik tersendiri baik dari teksturnya ataupun kekuatannya. Oleh karena itu untuk merajut, kita perlu mengenal macam – macam benang untuk rajut agar nantinya hasil rajutan sesuai dengan keinginan kita. Kan kecewa saat kita membuat kaus kaki rajutan tapi hasilnya sangat kaku karena menggunakan benang yang kaku. Atau membuat tas rajut tapi dengan benang yang kurang kuat sehingga tas menjadi tidak kokoh. Nah, berikut ini beberapa jenis benang yang biasa digunakan untuk merajut yang banyak kita temui di pasaran.
belajar merajut

Benang Rajut Katun / Cotton

Jenis benang untuk rajut ini banyak kita temui dipasaran. Sesuai dengan namanya, benang jenis ini terbuat dari katun atau kapas. Sifat benang rajut katun ini adalah dingin ketika dipakai, lembut dan nyaman di kulit. Oleh karena itu, jenis benang ini sangat cocok untuk proyek rajutan seperti kaos kaki, topi, dan sebagainya. Warna benang katun pada umumnya tidak mengkilat alias doff.
benang rajut katun
Salah satu jenis benang katun untuk merajut. Sumber gambar : https://www.tokopedia.com/rt04shop

Benang ini juga memiliki beberapa varian. Varian ini bergantung dari tingkat kepadatan pintalan hingga kombinasi bahan yang digunakan. Salah satu yang banyak beredar adalah milk cotton. Benang ini memiliki tekstur yang sangat lembut, sehingga cocok untuk project rajutan untuk dipakai / wearable seperti syal, sarung tangan , dan sebagainya.

Untuk contoh project yang menggunakan benang milk cotton ini, dapat dilihat pada artikel Cara Membuat Topi Rajut Bayi Untuk Pemula.

Benang Rajut Rayon

Jenis benang rajut berikutnya adalah benang rayon. Pada umumnya, sifat benang rajut ini seperti benang rajut yang terbuat dari katun / kapas. Yang membedakan benang rayon dengan benang katun adalah, warna benang rayon relatif lebih mengkilat. Selain itu, bobot beang ini relatif lebih berat. Namun demikian, benang ini lebih lembut dibandingkan dengan benang katun biasa.
Benang ini lazim dipakai pada project – project yang “wearable” atau langsung dipakai bersentuhan dengan kulit.

Benang Wol

Jenis benang rajut ini merupakan benang yang terbuat dari unsur hewani. Saat ini, benang rajut jenis ini mayoritas terbuat dari bulu / rambut domba yang dipintal menjadi benang. Sifat dari benang jenis ini adalah cukup elastis karena dapat ditarik 30 hingga 50% dari ukuran aslinya.  Selain itu, benang jenis ini juga merupakan isolator panas yang cukup baik. Hasil rajutan dengan benang wol relatif dapat menjaga tubuh kita dari panas ataupun dingin.
Benang jenis ini lazim dipakai untuk project rajutan berupa syal, sarung tangan, jaket, dan sebagainya.

Benang Rajut Akrilik / Acrylic

Jenis benang ini merupakan benang yang dibuat dari serat sintetis. Benang jenis ini relatif terjangkau harganya. Bentuknya sekilas mirip dengan benang wol. Namun, walaupun mirip, benang akrilik ini daya isolasinya terhadap suhu tidak sebagus benang wol.
Daya tarik dari benang jenis ini terletak pada harganya yang relatif murah dan juga warna yang tersedia cukup beragam.

Benang Rajut Nilon

benang rajut nylon
Benang nylon atau nilon merupakan salah satu jenis benang untuk merajut yang sering digunakan oleh para perajut. Sumber gambar : https://www.tokopedia.com/rt04shop

Mungkin benang jenis ini merupakan salah satu benang rajut yaang paling banyak digunakan di Indonesia. Benang nilon terbuat dari serat sintetis Polyamide. Benang untuk rajut jenis ini memiliki kekuatan yang cukup baik. Selain itu, barang rajutan dari benang ini relatif awet dan mudah perawatannya.

Oleh karena itu, benang jenis ini banyak digunakan untuk pembuatan tas, dompet dan yang sejenisnya.

Benang Rajut Polyester

Sesuai dengan namanya, benang polyester terbuat dari serat sintetis Polyester. Sifatnya mirip dengan benang rajut nilon.
Oleh karena itu, penggunaannya juga seperti penggunaan benang nilon. Biasanya benang jenis ini digunakan dalam project membuat tas rajut, bros, dompet dan produk non “wearable” lainnya.
Nah, itulah sekilas artikel mengenai beberapa jenis benang yang kami peroleh dari berbagai sumber. Semoga artikel ini bermanfaat bagi kita semua. Selamat merajut.

3 thoughts on “Panduan Merajut Bagi Pemula : Mengenal Benang Rajut

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *